Bab 10. Kushina bertemu orang asing.
Malam hari di Desa Ren.
Yuki dan para bibi menyiapkan makanan di dapur ren, dan kepala desa hideki serta para paman sedang mengobrol diruang tamu sambil minum teh.
"Yuki, cepat panggil Ren makanan sudah siap. Kita makan bersama " kata miko ibu yuki.
" baiklah bu" jawab yuki setelah meletakan air minum di meja makan. Dia berjalan keatas lantai 2 rumah ren.
Tidak ada yang orang yang ren izinkan ke lantai 2 rumahnya selain yuki . Itupun katena yuki menerobos untuk membangunkan ren yang kesiangan untuk mengajar di sekolah.
Hingga sekarang , hanya dia yang ren biarkan kelantai 2.
Yuki berjalan naik ke lantai 2 dari tangga, di lantai 2 lorong indah bergaya eropa abad pertengahan terlihat.
Dengan pola pola indah pada dinding dan lukisan yang tergantung sepanjang lorong .
Di sebelahnya terdapat 4 pintu kamar berpola indah sepanjang lorong.
Yuki tidak tau itu kamar untuk siapa, saat pertama kali dia ke lantai 2 dia mengetuk semua kamar, hanya untuk menemukan bahwa ren tidak tidur disana. Lalu setelah lorong luas yang indah , ada belokan kearah kiri dan disitu ruang tamu luas dengan beberapa kurai dan perapian.
Disana adalah tempat bersantai ren yang memiliki teras diluar ruang santai itu.
Lalu berjalan melewati area ruang tamu yang indah dan aneh itu, yuki melihat sebuah pintu besar di ujung lorong .
Pintu dengan warna emas dengan pola bunga bunga emas .
' itulah kamar si tuan muda ' pikir yuki tersenyum mendekat dan mengetuk kencang pintu emas.
Tok tok tok tok tok..
" ren makanan siap!!!" Teriak yuki dari luar dan membuka nya langsung hanya untuk menemukan ren sedang berdiri canggung ingin berganti pakaian.
" aku tau " jawab ren singkat lalu membuka bajunya.
Wajah yuki memerah dan dia berbalik dan berlari kelorong indah dan turun kelantai bawah.
" kuharap aku punya pelayam dengan pakaian Maid khusus yang anggun ,elegan dan sopan. seperti di anime isekai lainnya" gumam ren pelan.
Setelah berganti pakaian dengan kaos modern seperti dibumi , berwarna hitam bertuliskan life for free dan celana panjang hitam . Ren turun kelantai bawah dan makan dengan tenang di tengah hiruk pikuk masyarakat.
Setelah makan , ren berdiri ingin kelantai atas lalu berhenti sepertu teringat sesuatu.
Para bibi dan para gadis di meja makan yang berjumlah puluhan orang lebih terdiam dan menoleh pada ren.
Melihat ren berhenti mereka berpikir ' pasti sesuatu yang penting' pikir mereka.
Ren menoleh kearah mereka dan berkata
" bibi makoto dan hanari, ambil gulungan ini. Dan siapkan pakaian seperti desain di dalam gulungan itu " kata ren datar sambil menaruh gulungan di meja.
" dan juga" ren terdiam sebentar sebelum melanjutkan, melirik ke arah beberapa gadis teman-teman yuki di meja makan , dan yang berumur 14 tahun keatas .
Ren melanjutkan " dan juga, jika ada di antara kalian yang ingin menjadi pelayan di sini untuk merawat rumah serta membantu ku ,kalian bisa bisa mendaftar pada bibi mi-" sebelum ren menyelesaikan kalimatnya para gadis langsung berdiri dan berteriak serentak.
" aku"
"Aku mau"
Aku bisa"
....
•.•....... ren terdiam melirik semua gadis itu menatap nya penuh harap.
' sepertinya masalah pelayan sudah teratasi, dan apakah itu nenek shiba?, kenapa dia juga mengangkat tangan?.
"Ehem,, dengarkan" ren berdehem dan berkata , wajahnya tetap tanpa ekspresi.
" aku hanya butuh 2 orang, satu orang untuk tugas mengelola pakaian serta koleksi buku ku. Dan satu orang untuk menjaga kerapian setiap barang di lantai 2". Kata ren lantang.
" dan yuki , kau tidak perlu mendaftar. Kau adalah muridku , kau bisa datang kapan saja kau mau. Dan nenek shiba " . Kata ren melihat nemek shiba yang terkekeh menurunkan tangannya.
" aku hanya bercanda Ren-kun hehehe" nenek shiba merasa puas meliah wajah ren yang bingung.
" baiklah itu saja" kata ren dan berjalan pergi kelantai 2.
Konoha , kantor hokage.
"Hokage- sama ini informasi terbaru dari garis depan". Seorang anbu berlutut dan menyerahkannya gulungan.
" hmm, kerja bagus , kau boleh pergi ".
"Ya hokage-sama ".
Hiruzen membaca informasi dari garis depan perang, konoha berhasil menekan amegakure, tetapi sunagakure masih membayangi dan sering terjadi kontak dengan shinobi konoha di perbatasan . Jumlah ninja yang gugur dari pihak konoha 100 ninja sebagian besar genin, dan chunin dan ada 8 jonin. Untuk suna diperkirakan lebih dari 200 shinobi terbunuh.
Untuk medan perang di amegakure , iwagakure juga gencar menyerang para ninja konoha. Bahkan jinchuriki ekor 4 roshi terlihat di garis depan.
Setelah membaca gulungan , hiruzen mendesah dan mengisap pipa rokok nya.
Lalu memerintahkan anbu untuk memanggil tetua untuk rapat mendadak.
Di komplek klan senju, kushina duduk diam memakan cemilannya sambil belajar fuinjutsu.
Lalu dia mendesah pelan, merasa kesepian. Nenek mito sudah meninggal, kakak tsunade sedang di medan perang dan nawaki menjalankan misi.
Dia sendirian hanya dengan beberapa pelayan.
"Hmm ,, sepertinya ada seseorang yang sangat kuat memperhatikan" . Sebuah suara yang dalam terdengar dari dalam diri kushina.
' apa maksudmu rubah jelek' balas kushina menanggapi rubah ekor sembilan .
"Hmp. , anak kecil sialan. Apakau tuli, kubilang ada seseorang yang sangat memperhatikanmu !!" Geram kyubi dari dalam ruangan segel.
" bukankah itu hanya anbu yang ditugaskan hokage untuk menjagaku?" Tanya kushina bingung.
" bocah,, anbu itu mengawasimu jangan berpikir itu hanya melindungimu . Dan aura kuat yang kurasakan bukan dari anbu yang lemah itu " kyubi berbicara dengan acuh tak acuh.
" benarkah?, kau hanya membohongiku untuk menakuti ku kan!!". Balas kushina tidak percaya pada kyubi di dalam tubuhnya.
"Terserah kau bocah sialan " kyubi marah dan berteriak lalu kembali berbaring untuk tidur.
Kyubi merasakan aura yang kuat , tetapi tidak ada niat jahat pada orang itu. Karena itu kyubi hanya kembali tidur dan tidak peduli lagi.
Kushina melirik kekiri dan ke kanan melihat sekitar area taman yang luas. Tidak orang disana, bahkan anbu pun tak terlihat.
Kushina menggaruk rambutnya kebingungan, apakah ekor sembilan memang menakut nakutinya.
Tiba- tiba ada tangan yang menyentuh bahunya.kushina kaget dan tidak sempat berbalik dia sudah di teleportasi dan menghilang.
Para anbu yang berjaga terkejut melihat kushina uzumaki menghilang dari pengawasan mereka. 2 anbu saling memandang kebingungan.
lalu mencari ke selurah area perumahan klan senju , dan tidak menemukan jejak apapun.
" elang, laporkan pada hokage. Aku akan terus mencari di area yang lebih jauh " kata anbu dengan topeng kucing pada anbu dengan topeng elang.
Lalu mereka berpisah.
Jauh ribuan kilometer dari konoha, di pegunungan tepi pantai di pesisir legeri beruang.
Muncul fluktasi ruang waktu , lalu seorang gadis muncul terduduk di rumput masih memegang gulungan fuinjutsu dan cemilannya.
" apa, hei siapa itu!! , kemana kau membawaku" teriak kushina melihat ke sekeliling area yang asing.
Hutan , di gunung tinggi, lalu laut.
kushina berkeringat dingin , takut pada orang yang membawanya.
" kita di teleportasi dengan jutsu ruang waktu " suara kyubi terdengar di pikiran kushina.
"Aku tau itu!! , sekarang kita dimana" teriak kushina pada kyubi sambil melihat ke sekelilingnya.
" hmmp, orang itu di atas pohon dibelakangmu. Tanya sendiri " jawab kyubi sambil mendengus kesal.
Kushina berbalik dan melihar ke atas pepohonan. Dan dicabang pohon besar, duduk seorang anak kecil seumuran dengannya.
Dengan rambut hitam pendek dan mata hitam pekat, sangat kontras dengan kulitnya yang seputih salju. Pakaian kaos lengan pendek berwarna hitam dengan tulisan aneh, celana pendek berwarna abu-abu. Sepatu shinobi.
'Itu,, apakah anak itu yang membawaku, tapi kata kyubi orangnya sangat kuat . Kenapa aku tidak merasakan chakranya sama sekali?' pikir kushina.
