Cherreads

Chapter 9 - Bab. 9. Seorang anak bangsawan.

Bab. 9. Seorang anak bangsawan.

Kamp. Perkemahan konoha di perbatasan negeri hujan.

Perang shinobi ke 2 sudah dimulai , baku tembak jutsu sudah sering terjadi saat ninja konoha berpatroli di perbatasan.

Kini amegakure menjadi medan perang antar ninja suna, ninja konoha, ninja iwa, dan ninja ame.

Kelompok kecil ninja konoha beranggota 4 orang sedang berlari dan melompat di pepohonan dalam derasnya hujan, mereka bergerak cepat dengan bantuan ninja tipe sensor hyuga . Mereka melaju menghindari kelompok dari desa lain untuk kembali ke kamp membawa informasi penting.

"Kapten shinku, apakah anda baik- baik saja" kata seorang chunnin pada kaptennya yuhi shinku.

"Hanya luka kecil , tidak masalah. " jawabnya.

Setelah berlari selama 4 jam penuh menembus derasnya hujan, kelompok yuhi shinku tiba di kamp konoha.

Lalu yuhi shinku melapor ke markas utama kamp, disana ada danzo sebagai komandan kamp, shikahijo nara, dan orochimaru.

Lalu yuhi shinku melaporkan informasi tentang pergerakan sunagakure yang menyamar sebagai ninja konoha dan menjarah rumah warga.

Setelah selesai melapor yuhi shinku dibawa ke kamp medis karena terluka dan pingsan setelah melaporkan.

"Ninja suna brengsek, shikahijo siapkan tim sakumo dan beberapa jonin serta chunnin dalam kelompok kecil untuk misi pembersihan para ninja suna itu " tegas danzo .

" ya, danzo-sama ". Jawab nara shikahijo

Setelah shikahijo pergi danzo menoleh ke orochimaru di depannya ,

" orochimaru , bagaimana tentang tawaran ku sebelumnya. Cepat putuskan dan itu akan menjadi kerjasama yang sangat baik ". Kata danzo berkata pelan pada orochimaru.

"Kekeke... aku akan mempertimbangkannya, sekarang aku belum bisa memutuskan karena banyaknya tugas pada masa perang ini" jawab orochimaru terkekeh dan menjawab dengan suara pelan.

"Kau tau elemen kayu sangat penting untuk desa. jika kau setuju untuk meneliti sel hokage pertama untukku, dana dan setiap permintaan mu akan kupenuhi" balas danzo .

"Hmm, , akan ku pertimbangkan ". Jawab orochimaru dengan suara serak, lalu berjalan keluar tenda kamp.

Di sudut tenda , klon Ren sedang berdiri dengan tangan di saku. Dan setelah mendengarkan semua pembicaraan di dalam kamp, klon ren melayang dan terbang ke arah amegakure.

Ren berdiri disebuah gunung tidak jauh dari lautan pesisir negeri beruang.

Ditempat ini dia bermaksud menguji susanoo gundamnya.

Mata hitam ren berubah menjadi merah lalu sharingan 1 tomoe muncul, 2 tomoe, 3 tomoe, dan sharingan ren terus berputar dengan cahaya merah menyala, lalu mangekyo sharingan dengan bentuk suriken 3 sisi terbentuk.

Berbeda dari mangekyou sharingan itachi yang pola shurikennya melengkung , mangekyou milik ren berbentuk shuriken lurus .

Lalu mangekyou ren terus berputar, dan pola shuriken pada matanya bertambah dengan 3 garis lurus disetiap sisi poka shuriken.

Mangekyou sharingan abadi pun terbentuk, lalu chakra berbentuk tulang, dan berwarna biru tua disekitar ren muncul.

Kerangka susanno terus membesar lalu chakra tulang dibalut dengan chakra berbentuk daging dan terus merevolusi .

Dan susanoo tahap 3 setengah tubuh dengan seluruh badan terbalut zirah samurai setengah jadi muncul .

Ren terus menyalurkan chakranya mangekyou sharingan nya terus berputar dan menyala.

Lalu tubuh susanoo dengan seluruh badan lengkap dengan zirah samurai sempurna , pedang di kedua sisi pinggangnya dan bertopeng tengu di wajahnya , lalu perlahan muncul sayap di belakang punggungnya.

'Susanoo sempurna' gumam ren dalam hati.

Berdiri di dalam kristal di dahi susanoo. Ren menatap ke hamparan laut luas di depannya dari atas gunung.

'Sungguh pengalaman yang menyenangkan' kata ren dipikirannya

Karena berada di dalam gundam raksasa 100 meter lebih .

Meski chakra yang dibutuhkan besar untuk mewujudkannya. Bagi ren ini hanya se ember air di luasnya sungai chakranya.

Lalu susanoo bergerak perlahan , berlari pelan dan terbang ke arah laut. Mencabut kedua pedang di pinggangnya , lalu menebas ke arah langit.

Sabit tebasan berwarna biru melesat kelangit dari pedang susanoo, laut dibawah bergelombang karena pengaruh tebasannya.

Setelah puluhan ribu meter jauhnya kelangit , sabit biru dari tebasan susanoo perlahan menghilang membuat awan disekarnya juga ikut terbelah dengan bentuk X.

Setelah puas bermain dengan susanoo ,

Ren menghilangkan susanoonya di udara.

Menyisakan ren yang melayang diam, lalu ren menghilang berteleportasi.

Pemandangan raksasa biru berbentuk manusia dan menebas ke langit ternyata disaksikan sebagian orang di negeri burung, dalam sebuah pulau di lautan .

Pemandangan itu membuat anak-anak bersemangat dan berteriak kegirangan, ada juga orang-orang dewasa yang gemetar melihatnya.

Lalu para penjaga yang terdiam gemetar dari tadi sadar kembali, dan berlari untuk melapor ke gedung daimyo negeri burung.

Ren tidak tau dengan keributan yang dibuatnya, dia sudah berada di "desa ren" .

Minum teh di bangku teras rumah lantai dua dan memandang kearah desa kecilnya yang semakin maju. Rumah - rumah di renovasi, berbagai lampu jalan dipasang dengan tabung energi chakra sebagai sumber listrik.

Lalu sekarang desa yang dulunya kumuh miskin dan kecil , sekarang menjadi bersih , indah, dengan segala bentuk rumah baru yang lebih besar dari sebelumnya.

Dan berbagai fasilitas seperti taman bermain, tempat latihan, dan lain lain.

Ren juga diam diam mengirim klon untuk menggunakan jutsu elemen kayu untuk memperbesar tanaman di ladang dan mempercepat panen biji bijian penduduk.

Pohon buah disekitar desa pun tidak luput dari jutsu klon ren. Sehingga pohon- pohon berbuah lebat disekitar desa . Sehingga panen mereka melimpah.

Dengan desa kecil yang kaya, sekarang keaman harus ditingkatkan. Para pemuda desa bergantian berpatroli setiap malam.

Dalam kelompok 2 orang, tentu saja beberapa klon ren juga siaga disekitar hutan desa .

Hari sudah mulai sore, dan ren melirik ke arah taman , selain para orang rua lanjut usia, dan anak-anak , keluarga kepala desa pun berkumpul di alun alun desa yang ada air mancur nya serta banyak kursi dipinggir jalan, dan kedai yang buka di sana.

Desain desa ini diperintahkan oleh ren pada hideki kepala desa, untuk membuat nya terasa seperti eropa Abad pertengahan.

Ren puas dengan hasilnya, dan berharap nanti akan ada gereja besar atau menara jam, dan sebagainya. Meskipun hanya sebagai hiasan.

Lalu beberapa orang datang dari luar desa, hanekawa seorang lelaki paruh baya yang bertugas menjual biji bijian ke pusat kota datang dengan dikawal 3 shinobi dengan pelindung dahi hoshigakure.

Kepala desa menyambutnya.

" hanekawa , kau kembali bagaimana hasilnya" tanya kepala desa hideki yang mendatangi hanekawa beserta para shinobi pengawal.

" sukses besar, harga biji-bijian naik karena kebutuhan meningkat . Kemungkinan disebabkan perang para desa besar " jawab hanekawa pada hideki.

"Begitu ya" jawab hideki agak muram meski mendapat banyak untung, tetapi hideki paham kalau perang ini akan mengakibatkan banyaknya masyarakat biada terbunuh atau mati dalam pelarian menghindari medang perang.

" yah begitulah kepala desa dan kapten kama shirato, terima kasih untuk pengawalannya. Senang bekerja dengan kalian" kata hanekawa pada kapten shinobi hoshigakure.

" tidak masalah, anda sudah membayar misi ini dan kami harus melaksanakannya". Jawab kama shirato.

" sekarang desa ini sangat berbeda dengan sebelumnya, sangat hebat . Jika anda memiliki misi untuk penjagaan desa dan lain-lain kirimkan saja misinya ke desa kami , kata kama shirato.

Sambil memandangi sekeliling desa yang sekarang maju, rumah-rumah besar tinggi dan unik, serta jalanan bersih dan indah.

Lalu tidak sengaja kama shirato menoleh ke arah rumah terbesar yang menonjol di desa. Dan tatapan kama shirato menyipit , melihat seorang anak kecil duduk membaca buku di lantai atas.

"Hmm, kepala desa apakah itu anak seorang bangsawan yang kebetulan tinggal di desa ini?" Tanya shirato penasaran pada hideki.

Lalu dua shinobi dibelakang kama shirato juga menoleh ke arah rumah paling besar. dan juga melihat seorang anak kecil dengan pakaian bagus dan kulit putih serta tampan.

Mata Shinobi wanita dari hoshigakure berbinar menatap anak kecil itu.

' untuk seorang bocah bangsawan, memang sangat tampan dan imut'

pikirnya..

" yah begitulah , untuk detailnya kami dilarang memberitahukannya" kata hideki dengan wajah tegas.

Para penduduk desa dari para orang tua sampai anak kecil di sekitarnya memasang wajah serius, seperti waspada pada para shinobi itu .

" hahaha yaya aku paham, memang begitulah bangsawan. Baiklah karena misinya sudah selesai ,kami akan kembali sekarang " . kama shirato tertawa canggung , dan berkata dengan sopan untuk mencairkan suasana.

"Tentu, sekali lagi terimakasih untuk kerja kalian shinobi-sama dan semoga perjalanannya aman" jawab hideki tersenyum padanya.

More Chapters