Cherreads

Chapter 11 - Bab 11. Konoha Kehilangan kushina .

Bab 11. Konoha Kehilangan kushina .

Seorang anak lelaki yang tampan sekaligus cantik. Kushina merasa orang ini sangat aneh.

" hei banci !! Apa kau yang membawa ku kesini ? " teriak kushina dengan bersemangat padanya.

Ren mengerutkan kening, dan menatap sosok karakter habanero merah di bawah pohon yang berteriak keras.

' banci ya?, karakter yang menarik.' Ren tetap diam hanya menatap nya dan tidak bergerak .

" apa kau tuli!! Banci cepat turun dan kembalikan aku segera ke desa!!" Teriak kushina lagi merasa di abaikan.

'Kurasa sudah cukup menjahili habanero' pikir ren .

Ren melayang di udara , dan perlahan turun ketanah. Kushina yamg melihat ren melayang turun tanpa sadar mundur beberapa langkah merasa takut.

" jangan, jangan mendekat !!" Kata kushina sambil mengacungkan gulungan di tangannya.

Ren mengangkat alisnya sedikit bingung, bukankah dia menyuruh turun.

" kau bilang mau kembali, jadi aku mendekat untuk membawamu kembali" kata ren dengan nanda dingin.

"Benarkah,,Kau mau membawaku kembali?. Lalu kenapa kau membawaku kesini dan apa tujuanmu?". Kushina menanyainya dengan tangan gemetar mengacungkan gulungan sebagai senjatanya.

" aku melihat kau kesepian , lalu aku membawa kesini . Dan sekarang kau ingin kembali, jadi aku akan mengantarmu kembali" ren memang hanya berniat sedikit berbuat jahil , tapi tidak menyangka kushina akan seheboh ini.

"Hmm. Begitukah" kushina sedikit mengendurkan kewaspadaannya.

' hei hei rubah besar , apakau dia jujur?. Atau dia punya niat jahat?' Tanya kushina pada kyubi di dalam segel .

" hmmp !!" Kyubi hanya mendengus tidak menjawab.

-.-...... kushina terdiam, terhina pada dengusan rubah besar.

" ekor sembilan di dadalam yang disegel padamu pasti bisa merasakan niat ku, tanyakan padanya tentang niatku " kata ren dengan tangan di sakunya dan masih menatap kearah kushina seakan tidak peduli .

" hmm, dia tidak menjawab dan hanya acuh tak acuh " kata kushina, lalu dia kaget seolah melewatkan sesuatu.

" hah, kau tau? Kenapa kau tau ada rubah ekor sembilan tersegel padaku " tanya kushina mundur selangkah lagi dengan panik.

Kyubi juga mengerutkan kening dan membuka matanya , waspada pada bocah asing itu.

" aku tau segalanya" jawab ren .

Lalu mata ren berubah bentuk menjadi pola beriak dan berwarna biru menyala dengan enam tomoe berputar .

Seketika kushina dan kyubi terkejut , kyubi berdiri pada di dalam sangkarnya dan berteriak :

" bocah merah, mata anak itu adalah Rinnegan , hati-hati !!!". Teriak kyubi pada kushina dan kyubi menjadi waspada dan ekornya terangkat semua.

" Rinnegan? Apa itu " kushina kebingungan lalu chakra merah keluar dari tubuh kushina menyelimutinya .

Mata kushina sedikit berubah , dan chakra berbentuk ekor muncul di belakangnya.

' rubah jelek tenanglah, kenapa kau seperti ini ? ' kushina merasakan chakra kyubi yang tidak terkendali. Lalu dia memanipulasi segel di ruang mentalnya.

Seketika rantai adamantine menjerat kyubi dan menekannya. Chakra merah yamg menyelimuti kushina memudar perlahan.

Melihat pemandangan itu , ren sedikit tersemyum. Merasa senang dengan tampilan jinchuriki dengan chakra merah berekor seperti naruto di anime yang hanya lernah dia lihat di tv.

Kushina terengah-engah dan terduduk di rumput. Merasa sedikit lemas .

Melihat ini ren menghilang dan muncul di sampingnya, tangannya langsung memegang bahu kushina.

Kushina terkejut dan ingin melompat mundur, tetapi tubuhnya tidak bisa bergerak sedikitpun.

"Diamlah" kata ren singkat.

Lalu chakra kehijauan menyelimuti seluruh tubuh kushina, perasaan sejuk dan staminanya perlahan pulih normal.

" ini,, apa yang kau lakukan?" Tanya kushina pelan.

ren tidak menjawab dan menarik tangannya dan menonaktifkan rinnegannya lalu menepukkan kedua tangannya, seketika kayu keluar dari tanah dan membentuk dua kursi santai dan ditengahnya berbentuk meja.

Kushina melihat pemandangan itu dan terkagum, kewaspadaan nya sudah sedikit mereda setelah merasakan kesejukan chakra penyembuhan.

Sekarang dia melihat sebuah jutsu yang sangat menarik, matanya menatap kursi kursi itu lalu menoleh ke anak laki- laki yang berjalan ke kursi dan duduk bersandar mengeluarkan buku membaca dengan santai.

Dengan deburan obak dari laut yang menyegarkan, dan suasana di pegunungan yang alami kushina terdorong untuk ikut duduk di kursi itu.

Kushina berjalan mendekat dan duduk perlahan di kursi pantai , meluruskan kakinya , dan bersandar pada sandaran.

Merasakan hal ini dia tersenyum, dan menoleh kearah anak lelaki aneh itu.

" hei , siapa namamu? bagaimana kau melakukan jutsu itu?.

Ren melirik kearah kushina , melihat gadis itu tersenyum gembira menunggu jawabannya.

Ren tiba- tiba teringat seseorang . Lalu kembali membaca buku dan menjawab :

" aku Ren,, dan jutsu itu elemen kayu " jawab ren .

" ren ,,, aku uzumaki kushina dan aku akan menjadi hokage suatu saat nanti.tunggu,,, apa kau bilang elemen kayu??"

" kau tau elemen kayu?" Tanya ren masih membaca bukunya yang 'berjudul kisah seorang samurai ceria'.

" ya aku tau, itu jutsu hokage pertama kakeknya kakak tsunade , bagaimana kau bisa menggunakannya? Kudengar tidak ada yang bisa selain hokage pertama?"

Kushina penasaran , karena kakak tsunade pernah berkata kalau kakeknya adalah hokage terkuat dengan elemen kayunya.

" transformasikan chakra elemen tanah, air dan elemen yang menjadi kekkai genkai elemen kayu, tetapi perlu di ingat fusi ini sangat sulit . Aku pun butuh kekuatan rinneganku untuk melakukannya"

Ren menoleh ke arah kushina menatap matanya yang coklat kebiruan, lalu mata ren perlahan berubah menjadi rinnegan biru dengan cahaya cerah.

Kushina terdiam mendengarnya dan melihat mata ren yang berubah dan bercahaya, dia terkagum.

" i , indah, , tidak maksudku mata yang bagus" jawab kushina terbata.

Ren meletakkan bukunya lalu mengeluarkam gulungan segel menaruh dimeja dan membukanya,lalu membentuk segel tangan, dan dengan kepulan asap berbagai makanan muncul di meja.

"Makanlah" kata ren lalu mengambil dango 3 warna dan kembali duduk memnaca bukunya.

Kushina diam beberapa saat lalu ikut mengambil makanan di meja dan mulai memakan nya sambil melihat pemandangan laut .

Di kantor hokage .

Hiruzen, danzo , homura, dan kuharo sibuk berdialog dan panik tentang hilangnya jinchuriki ekor sembilan konoha.

" ini pasti perbuatan anak Rinnegan itu, dari laporan anbu sudah pasti itu transfer ruang waktu" kata danzo tegas.

"Itu benar kita harus mengambil tindakan cepat " kata kuharo menambahkan.

" aku akan mengirim kelompok root untuk pergi ke desa kecil itu dan meminta pertanggung jawabannya" danzo meras kesal karena agen root yang dia kirim menyelidiki rinnegan malah pulang dalam keadaan pingsan di depan gerbang konoha.

Dan mereka tidak mendapatkan informasi apapun, berhari hari pergi kesana, hanya untuk dikirim pulang dalam keadaan pingsan begitu sampai.

"Baiklah , mari kita tunggu laporan anbu dulu . Seluruh anbu yang bertugas sudah dikerahkan ke wilayah desa dan negeri api " jawab hiruzen .

" hmm , hiruzen kau terlalu lambat " kata danzo.

Hiruzen terdiam.. ini pertama kalinya dia merasa kalah berargumen dengan danzo.

" danzo , kau harus segera kembali ke garis depan. Sebagai komandan kau tidak boleh selalu mengandalkan bawahanmu shikahijo dan orochimaru" balas hiruzen.

" aku tau" kata danzo singkat lalu pergi keluar.

Hiruzen mendesah , dan mngambil pipa nya lalu melirik ke arah dua temannya yang tersisa di depannya.

More Chapters