Cherreads

Chapter 13 - Bab.14. Ketegangan yang mendebarkan.

Bab.14. Ketegangan yang mendebarkan.

Di pinggir lapangan latihan 6. Hyuga hizashi , yudo , dan akari baru selesai berlatih dan bersiap berpisah.

Baiklah aku duluan , kata hizashi lalu pergi pulang. Akari dan yudo juga mulai pergi setelah mengobrol.

Diperjalan hizashi melihat nawaki dengan timnya terkulai lemas. Selsai menjalankan misi menanam padi di sawah pinggiran desa konoha.

Melihat hizashi berjalan sendirian, nawaki menatapnya lalu mengangkat tangannya memanggil hizashi .

" hizashi, kudengar kau menjalan kan misi peringkat S diluar desa benarkah?" Nawaki penasarannya . Dia pernah mendengar tim 3 pernah berhasil menjalankan misi peringkat S diluar desa dari teman2nya.

" ya , hanya sekali " kata hizasi.

" wow, misi seperti apa? Apakah kau bertempur dengan ninja desa lain?" Tanya nawaki makin penasaran.

Mendengar percakapan nawaki , hakuya dan nanami anggota satu tim nawaki mendekat penasaran.

" itu rahasia , hokage melarang menceritakan detail misinya " jawab hizhasi lagi.

" begitu ya, sayang sekali. Kau beruntung sedangkan aku masih menjalankan misi peringkat D yang menyedihkan" kata nawaki dengan muka masam.

" ugh,, ya itu beruntung " jawab hizashi merasa agak canggung teringat trauma nya dengan mata rinnegan.

" dan nawaki , sekarang sedang masa perang. Misi diluar desa untuk genin dibatasi, akupun harus menjalankan misi tingkat D di dalam desa" kata hizashi mengalihkan pembicaraan.

" itu benar, diluar sedang berbahaya " tambah nanami disamping nawaki.

" hah apa itu" hakuya yang mendengarkan percakapan mereka tidak sengaja menoleh ke atas dan melihat seseorang melayang terbang.

Nawaki, hizhasi , dan nanami mengikuti arah pandangan hakuya. Dan terkejut melihat seseorang terbang cepat diatas desa.

" ,, orang itu terbang, tunggu dia terlihat masih kecil . " kata nawaki memperhatikan.

" benar itu dia terlihat masih kecil, mungkin seumuran kita " kata nanami .

"Dia terbang dengan cepat , keren sekali dan arah itu. Bukankah arah gedung hokage" hakuya melihat ren yang semakin kecil dikejauhan kearah gedung hokage.

Tidak lama kemudian lewat hokage ketiga melompat - lompat di atap bersama para shinobi desa dan anbu.

" itu apakah terjadi suatu masalah? Ayo kejar " kata nawaki berlari mengikuti para shinobi , di ikuti oleh hakuya dan nanami yang penasaran.

Hizashi terdiam ditempat berdiri mematung.

' bukankah itu anak dengan mata Rinnegan' pikir hizashi merasakan tubuhnya merinding.

Di kantor hokage.

Suasana tegang di dalam ruangan terjadi, antara ren, hiruzen, danzo, dan kepala kepolisian uchiha.

Tidak lama kemudian , pintu terbuka dan dua tetua konoha yang ikonik masuk.

Merasakan suasana tegang , kuharo utatane dan homura mitokadi masuk dan langsung duduk . Semua orang menoleh ke Ren yang duduk dengan tenang membaca buku di sofa.

Ren membuka percakapan, bermaksud mencairkan suasana tegang.

" Bicaralah "kata ren datar sudah merasa berhasil membuka percakapan.

Tetapi semua orang di ruangan itu mendengarnya seperti nada memerintah.

Hiruzen mendesah tak berdaya, danzo muram dan membalas :

"Apa kau tidak punya sopan santun , kau sedang berada di konoha . Sebagai orang asing dan juga melakukan kejahatan, sekarang berani bertingkah tinggi!!" Danzo bicara dengan nada kasar dan mencemooh.

" hmm,, benar-benar tidak sopan, hiruzen apa anak asing ini melakukan kejahatan. Lebih baik langsung dihukum " koharu menambahkan tidak senang.

Koharu belum memahami situasinya ,mendengar danzo menyebut melakukan kejahatan, entah siapa anak asing yang terlihat seperti bangsawan ini. Koharu bertindak mendukung danzo.

Hiruzen masih diam , matanya melotot ke arah koharu. Lalu menoleh ke homura.

" ehm,, apa sebenarnya yang terjadi ? " homura yang paham dengan tatapan hiruzen, dan suasana tegang, bertanya memperjelas semuanya.

" aku membawa kushina bermain, dan berkelahi dengan para shinobi konoha " ren berbicara menjawab, Tatapannya masih pada buku ditangannya.

" membawa bermain?? Itu penculikan, terlebih lagi kau berani menculik orang penting dari desa konoha " danzo berdiri menunjuk dengan kesal.

" tenang,, jika aku tidak salah nama mu adalah ren dari desa kecil di negeri beruang. Apa tujuan mu di konoha dan menculik,, ehm,, membawa kushina " hiruzen langsung ke intinya tidak ingin memperbesar masalah.

" benar,, tujuanku hanya bermain " jawab ren ringkas.

" hiruzen ini tidak bisa dibiarkan , konoha punya hukum. " danzo mendesak hiruzen sebagai hokage ketiga untuk tegas.

" ren-kun seperti yang danzo katakan , konoha punya hukumnya. Dan tindakan anda telah melanggar hukum, jika memungkinkan aku ingin mendengar pendapatmu " hiruzen menyetujui pernyataan danzo , dan meminta pendapat ren karena tidak mau langsung mengambil keputusan.

" cukup selesai disini, jika tidak aku akan membawa danzo mu dan membunuhnya karena berani memerintahkan bawahannya menculik wargaku" ren membalas dengan dingin.

matanya melirik ke arah danzo lalu perlahan berubah menjadi rinnegan , nyala kebiruan membuat koharu dan homura terkejut.

" itu,, itu rinnegan " koharu kaget , matanya terbalalak. Lalu menoleh ke hiruzen seakan memahami permasalahn sebenarnya.

' jadi begitu, inilah sebabnya hiruzen tudak berani bertindak ' pikirnya.

" putuskan " ren berkata seakan memerintahkan. Melihat danzo yang gemetar, ren menoleh ke hiruzen.

" baiklah, kita akhiri disini. Karena pihak danzo juga bersalah, terlebih lagi kau mengembalikan kushina dan tidak ada korban terbunuh " kata hiruzen menyatakan keputusannya.

More Chapters