Bab.15. Kota ala eropa
Setelah semua permasalahan selesai di dalam ruangan hokage. Diluar gedung hokage masih siaga tinggi,.
Puluhan bahkan ratusan shinobi mengelilingi gedung bersiap dan berjaga.
Nawaki dan yang lainnya bersandar di pohon tidak jauh dari sana. Melihat banyaknya shinobi yang bersiaga di luar gedung , mereka penasaran.
Lalu tsunade lewat dan berjalan ke arah gedung hokage, dia dari rumah sakit desa setelah mengawal puluhan shinobi yang terluka parah dari medan perang.
Mendengar kabar semua shinobi tingkat chunnin keatas berkumpul di gedung hokage dengan siaga tinggi, diapun memutuskan untuk datang .
" kakak!!," nawaki berlari kearahnya diikuti teman-temannya.
" apa yang kau lakukan disini" tanya tsunade bingung , hari sudah mau gelap tetapi nawaki nongkrong disini .
" kami melihat seorang anak kecil terbang kegedung hokage, diikuti puluhan ninja kita. Lalu seperti itulah situasi sekarang, aku penasaran dan menunggu disini untuk tau apa yang terjadi " jawab nawaki diikuti anggukan teman-temannya.
" bubar pulanglah ini bukan urusan genin" jawab tsunade sambil berjalan melewati mereka.
" kakak , aku mau ikut bertemu kakek hiruzen. Kumohon " nawaki menarik baju tsunade dan memohon dengan mata menyedihkan .
" pergilah bodoh " tsunade tersemyum melihatnya lalu menjentik dahinya dan pergi.
Hakuya terkikik melihat tingkah nawaki.
Nanami melirik nona tsunade dengan mata kagum.
Tsunade mendatangi anbu yang pintu masuk ke gedung hokage.
" Apa yang terjadi?"
" tsunade-hime, kami disuruh bersiaga di luar gedung hokage. Karena penculik nona kushina masih di dalam dengan hokage ketiga dan para tetua" jawab anbu.
' tunggu,, Apa??, kushina diculik' mendengar itu pikiran tsunade dipenuhi amarah dan dia berjalan masuk dengan cepat.
Para shinobi yang melihat nya masuk dengan marah membuat bulu kuduk mereka merinding .
Duarr,,pintu kantor hokage ditendang , seketika semua orang didalam terkaget. Syoma uchiha melompat, tangannya tanpa sadar menyentuh kunai.
-.-...... tatapan semua orang mengarah pada tsunade yang masuk dengan tangan terkepal.
Ren sudah merasakan kedatangan seseorang diluar , tetapi setelah pintu ditendang dengan keras tetap saja membuat buku yang dipegang nya jatuh karena terkejut.
" nona tsunade" sapa syoma uchiha sambil memegangi dadanya yang masih berdebar.
" tsunade itu tidak sopan, apa kau tidak tau sopan santun !!" Koharu berbicara dengan marah melihat pintu yang roboh, dan jantungnya yang berdetak tak karuan.
Tsunade melihat semua orang , dan pandangan nya terdiam kearah bocah yang terlihat seperti anak seorang bangsawan asing yang dengan santai membaca buku tidak peduli dengan apapun.
" apa bocah bangsawan ini yang menculik kushina?, guru bagaimana kejadiannya, bukankah kushina dijaga anbu?. Kenapa seorang bocah bisa menculiknya?
Tsunade kebingungan , seluruh konoha ribut membuatnya mengira shinobi dari negara lain yang menculiknya.
" masalah sudah selesai, itu hanya kesalah pahaman" jawab hiruzen.
" kesalahpahaman? Bagaimana kejadian yang sebenarnya ?" Tsunade masih tidak percaya, dan berpikir hiruzen ditekan oleh seorang anak bangsawan ini atau anak seorang daimyo.
" danzo ingin menculik wargaku, jadi aku mengajak kushina bermain ke pantai , jadi imbang . Masalah selesai" jawab ren meringkas hasil diskusi nya.
-.-... semua orang terdiam karena jawaban singkat yang aneh itu.
Ren menutup bukunya dan berdiri. Lalu berkata.
" kalau begitu aku pergi dulu" sebelum tsunade sempat menjawab ren sudah menghilang dari hadapan semua orang.
" itu,, itu bukan shunsin tapi jutsu ruang waktu " tsunade masih menatap kosong kearah ren hilang.
Lalu tatapan tsunade yang ganas berbalik ke hiruzen .
" guru jelaskan apa yamg terjadi pada kushina, semuanya jangan diringkas" tsunade sangat bingung dengan masalahnya dan belum bisa mengerti.
1 tahun berlalu begitu saja setelah kejadian ren di konoha.
Desa Ren masih damai bahkan semakin banyak bangunan baru bergaya eropa.
Ren duduk di teras rumah lantai 2, menatap kearah bangunan-bangunan baru ,
Lalu melanjutkan tidur siangnya.
Desa Ren sudah 3 kali lebih luas dan besar dari sebelummnya, karena banyak pengungsi yang dibawa para klon ren.
Termasuk trio Akatsuki , nagato dan kedua orangtuanya, konan dan ibunya , serta yahiko dengan ayahnya.
Pengungsi dari desa hujan yang terdampak perang menetap di Desa Ren.
Sekarang Desa Ren memiliki beberap shinobinya sendiri meski sedikit.
Shinobi dari hoshigakure juga disewa untuk berbagai misi keamanan, karena lulusan sekolah ren masih sedikit.
Para klon ren tetap berjaga dan bersembunyi di setiap pinggiran desa dan dalam desa. Total 30 klon ren setingkat chunnin disiapkan untuk keamanan desa Ren.
Sekolah ninja Desa Ren menampung banyak Anak sekarang yang bertambah seiring banyaknya pengungsi masuk.
Hukum dan aturan pun disusun oleh ren dan kepala desa hideki beserta para tetua.
Dan diumumkan kepada seluruh warga desa. Dengan panen yang berlimpah serta desa yang menjadi lebih produktif. Desa Ren menjadi semakin maju. Dan bahkan menyaingi ibu kota negeri beruang.
Bangunan yang tinggi dan indah, serta luasnya Desa dan banyak nya fasilitas baru di jalanan serta berbagai toko-toko dibuka. Sekarang kemana pun ren melihat, semuanya terlihat seperti perkotaan eropa abad pertengahan di anime yang pernah ren tonton di tv dulu.
