Di sistem bintang Antares — pertarungan antara Ginga Stars dan Scorpios masih terus berlangsung. Ledakan demi ledakan mengguncang ruang angkasa. Tubuh raksasa Scorpios kembali menerjang dengan kecepatan tinggi. Capit dan ekornya bergerak seperti badai yang ingin menghancurkan segala sesuatu di hadapannya.
Namun — Ginga Stars berhasil mengimbanginya.
*BOOOOMM!! *
Tinju raksasa Mecha menghantam tubuh Scorpios. Monster Zodiac itu terdorong jauh hingga menabrak gugusan asteroid di belakangnya. Batu-batu angkasa hancur menjadi debu kosmik. Scorpios menggeram kesal.
---
Di dalam ruang kendali —
Arabels tidak terlihat lega sama sekali. Sebaliknya — wajahnya semakin pucat. Matanya terus berpindah dari satu layar ke layar lain. "Storm…" Suaranya terdengar gelisah. "Cadangan energi turun lagi."
Alarm peringatan mulai muncul di beberapa monitor. *WARNING — ENERGY LEVEL DECREASING *
Storm melirik sekilas. Tetap tenang seperti biasa. Tetapi Arabels tidak bisa setenang dirinya. "Kalau energi habis — Ginga Stars bisa berhenti berfungsi."
Proxi yang sedang memeriksa sistem juga tampak sibuk. Berbagai data terus mengalir di depan matanya. "Aku sedang mencari sumber energi terdekat. Tetapi kawasan Antares tidak memiliki sumber energi yang cukup stabil untuk kebutuhan Ginga Stars."
Proxi segera memunculkan peta wilayah sekitar. Namun hasilnya tetap sama. Kebutuhan energi Mecha terlalu besar. Terutama setelah ukurannya diperbesar untuk menghadapi Scorpios.
---
Hening beberapa saat. Lalu Storm menyandarkan tubuhnya ke kursi. Matanya memandang bintang merah Antares yang bersinar di kejauhan. "…Kalau begitu ambil dari sana."
Arabels berkedip. "Dari mana kita mengambilnya?"
Storm menunjuk ke arah bintang tersebut. "Dari cahaya bintangnya."
Ruangan langsung sunyi. Bahkan Proxi berhenti beberapa detik.
Storm melanjutkan santai. "Black hole bisa menyerap energi dan cahaya di sekitarnya. Kalau Ginga Stars bisa melakukan hal serupa, kita tidak perlu khawatir kehabisan energi."
Arabels langsung membelalak. Sedangkan Proxi segera menggeleng keras. "Tidak bisa." Jawabannya sangat cepat. "Itu terlalu berbahaya."
Storm mengangkat alis.
Proxi memunculkan simulasi energi di layar utama. "Ginga Stars memang memiliki sistem yang memungkinkan penyerapan energi eksternal. Tetapi menyerap energi langsung dari bintang sebesar Antares adalah hal yang berbeda." Data simulasi menunjukkan lonjakan daya yang luar biasa besar. "Masalahnya bukan karena sistem tidak mampu melakukannya. Tetapi karena energi yang masuk mungkin melebihi batas toleransi Mecha."
Arabels menelan ludah.
Proxi melanjutkan. "Black hole mampu menahan dan mengendalikan energi dalam skala ekstrem. Sedangkan Ginga Stars bukan black hole. Jika aliran energi terlalu besar — sistem inti bisa mengalami kerusakan parah."
---
Di luar sana — Scorpios kembali bangkit dari puing-puing asteroid. Monster Zodiac itu mulai bersiap menyerang lagi.
Sementara di dalam ruang kendali — waktu mereka semakin sedikit. Energi Ginga Stars terus menurun.
