Kedatangan Taurus dan Virgo membuat seluruh medan perang Ursa Major berada dalam ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hydra dan Thraxor untuk sesaat tidak bergerak. Kehadiran dua anggota Sacred Zodiac saja sudah cukup mengubah arah peperangan.
Virgo melayang perlahan di angkasa. Senyumnya tetap ramah seperti biasa. Tatapannya sesekali melirik ke arah Taurus yang berdiri tak jauh darinya. Atau lebih tepatnya — menjulang seperti gunung kosmik di tengah medan perang.
Virgo menghela napas kecil. "Taurus."
Salah satu mata Taurus menoleh ke arahnya. "Ada apa?"
Virgo tersenyum tipis. "Tolong jangan mengamuk."
Beberapa prajurit yang mendengar ucapan itu langsung menegang. Bagi Virgo — permintaan itu terdengar biasa. Namun bagi orang lain — itu seperti peringatan bencana.
Virgo melanjutkan. "Aku tidak ingin setengah Ursa Major hilang hanya karena kau kehilangan kesabaran."
Taurus terdiam beberapa detik. Lalu mengangguk pelan. "Baik."
Jawabannya sederhana. Tetapi itu membuat sebagian besar armada sedikit lega.
---
Virgo memang tahu betul siapa Taurus. Di antara Zodiac Sacred — Taurus dikenal sebagai kekuatan penghancur murni. Jika ia benar-benar kehilangan kendali, bahkan Virgo harus turun tangan untuk menenangkannya. Dan itu bukan tugas yang mudah.
Meski begitu — Virgo juga tidak bisa menolak perintah. Leo adalah pemimpin Sacred Zodiac. Dan kali ini — Leo memerintahkan mereka membantu menghentikan konflik sebelum berkembang menjadi perang besar.
Taurus kembali menatap ke arah Tyrannons yang berdiri di depan armada Tartanos. Beberapa saat ia hanya memperhatikan. Lalu akhirnya berbicara. "…Aku tidak yakin padanya."
Virgo mengangkat alis.
Taurus melanjutkan. "Kekuatannya tidak buruk. Namun dia bukan petarung terkuat yang pernah kulihat." Tatapannya tetap tertuju pada Tyrannons. "Tetapi tekadnya — sangat kuat."
Virgo tersenyum kecil. "Aku juga berpikir begitu." Ia juga dapat melihatnya. Tyrannons mungkin tidak setara dengan monster seperti Taurus atau para jenderal terkuat kekaisaran. Tekadnya untuk menentang kekaisaran tidak pernah goyah. Bahkan setelah menghadapi Thraxor. Hydra. Dan kini Sacred Zodiac.
---
Ketika Virgo sedang memikirkan hal itu — benaknya justru teringat seseorang yang lain. Scorpio.
Senyumnya perlahan memudar. "…Kurasa ada yang aneh."
Taurus menoleh.
Virgo menatap jauh ke arah galaksi. "Scorpio belum kembali." Biasanya — jika ada perintah penting dari Leo, para Zodiac akan segera merespons. Namun Scorpio masih berada di wilayah konstelasi Scorpio. Dan hingga sekarang belum juga kembali ke wilayah Sacred Zodiac.
Virgo menyilangkan tangannya perlahan. "Aku yakin — dia sedang menghadapi masalah serius."
