Cherreads

Chapter 515 - Naluri yang Tak Terlihat

Pintu luar Nexus terbuka — lalu tertutup kembali dengan rapat.

Storm melangkah masuk. Armor Scarlet Skycrimson perlahan menghilang dari tubuhnya. Udara kembali terasa normal.

Namun — suasana di dalam tidak sama. Semua mata — tertuju padanya.

---

Di ruang kontrol —

Arabels berdiri. Matanya menatap Storm. Tidak berkedip. Ada sesuatu dalam tatapannya — tidak percaya.

Storm berjalan santai mendekat. Seolah tidak terjadi apa-apa.

"…Sudah aman." Suaranya datar. Namun jelas.

Arabels masih menatapnya. "…Storm…" Ia berhenti sejenak. "…Bagaimana kamu bisa tahu?"

Pertanyaan itu keluar akhirnya. Bukan karena ingin tahu biasa. Namun karena — itu tidak masuk akal. Jarak sejauh itu. Serangan yang bahkan belum sepenuhnya terbaca sistem. Namun Storm — sudah bereaksi lebih dulu.

Storm mengangkat bahunya sedikit. "…Aku hanya merasakannya."

Jawaban sederhana. Terlalu sederhana.

Arabels mengerutkan kening. "…Merasakan?"

Storm mengangguk. "…Ya." Ia melirik ke arah luar. Ke arah kegelapan yang tadi ia hadapi. "…Niat menyerang itu jelas."

Tidak ada penjelasan panjang. Tidak ada detail. Namun — justru itu yang membuatnya terasa aneh.

Arabels menatapnya beberapa detik lagi. Mencoba memahami. Namun — tidak menemukan jawaban pasti.

"…Itu… terlalu jauh." Suaranya pelan. Setengah tidak percaya.

Storm hanya tersenyum tipis. Tidak membantah. Tidak menjelaskan lebih jauh. Seolah — itu hal biasa baginya.

---

Di sekitar mereka —

Aryes dan Violys juga memperhatikan. Namun mereka tidak ikut bicara. Karena mereka tahu — Storm bukan seseorang yang bisa dijelaskan dengan logika biasa.

---

Arabels akhirnya menghela napas pelan. Matanya kembali ke panel navigator.

"…Baiklah."

Ia tidak melanjutkan. Tidak bertanya lagi. Bukan karena puas dengan jawaban itu — namun karena ia sadar. Storm memang seperti itu. Penuh misteri. Sulit dipahami. Dan mungkin — tidak perlu dipahami sepenuhnya.

---

Ia kembali fokus. Menatap jalur di depan. Namun kali ini — dengan kewaspadaan lebih tinggi.

Karena satu hal sudah jelas: apa yang mereka hadapi — bukan sesuatu yang biasa.

---

Storm berdiri di sampingnya. Menatap ke luar.

Kegelapan Hydra masih terbentang luas.

More Chapters