Cherreads

Chapter 516 - Pengamat di Ujung Cahaya

Di sebuah planet jauh — C-8 0906.

Langitnya tidak pernah gelap sepenuhnya. Selalu dipenuhi cahaya bintang. Seolah malam di sana — adalah lautan kilauan tanpa akhir.

Tidak ada matahari yang menyilaukan. Tidak ada siang yang jelas. Hanya — malam abadi yang bercahaya.

---

Di permukaan planet itu —

Sebuah kapal antariksa kecil terdiam. Bentuknya sederhana. Namun dipenuhi teknologi yang tidak biasa.

Di dalamnya — seorang pria duduk. Tenang. Menghadap ke jendela besar yang memperlihatkan langit luas.

Ia mengenakan jubah hitam. Menutupi hampir seluruh tubuhnya. Wajahnya tersembunyi di balik topeng gelap. Tidak ada ekspresi yang terlihat.

Namun — kehadirannya terasa dalam. Seolah bukan orang biasa.

---

Ia tidak bergerak. Hanya menatap ke luar. Ke arah bintang-bintang. Yang tak pernah berubah. Yang selalu ada.

Namun — hari ini berbeda.

Matanya sedikit menyipit. "…Hmm." Suaranya pelan. Nyaris tidak terdengar. Namun penuh perhatian.

Di antara jutaan cahaya itu — ada satu. Yang tidak seharusnya bergerak.

Namun — bergerak. Sangat halus. Namun jelas bagi seseorang seperti dirinya.

"…Pergerakan."

Ia sedikit memiringkan kepala. Mengamati lebih dalam. Cahaya itu — tidak seperti bintang. Tidak seperti komet. Dan tidak seperti fenomena alam biasa.

Ia mengangkat tangannya sedikit. Sebuah layar kecil muncul di hadapannya. Memperbesar titik cahaya itu.

Dan di sana — terlihat sesuatu. Besar. Sangat besar.

"…Kapal?"

Nada suaranya berubah tipis. Ada ketertarikan. Namun juga — kewaspadaan.

Ia terus mengamati. Tidak tergesa. Tidak panik. Karena ia tahu — di alam semesta seperti ini — setiap pergerakan — punya arti.

---

Ia bersandar sedikit di kursinya. Masih menatap.

"…Menarik."

Satu kata. Namun cukup untuk menunjukkan — bahwa ia tidak akan mengabaikan ini.

---

Di langit planet C-8 0906 —

Cahaya itu terus bergerak. Perlahan. Menuju arah yang belum diketahui.

More Chapters