Cherreads

Chapter 493 - Tekanan yang Berbalik

Di dalam Infinite Dimensions — ruang tak berujung itu mulai berubah. Bukan lagi stabil. Bukan lagi mutlak milik Dooms. Namun — retak.

Api kosmik dari Xyrares Vonalys menyebar ke segala arah. Tidak hanya membakar — namun melelehkan dimensi itu sendiri. Lapisan-lapisan ruang yang tak terhitung — mulai mencair. Berubah bentuk. Tidak lagi sempurna.

Di tengah kehancuran itu — Storm melesat. Dengan Cosmic Hell Sword di tangannya. Setiap ayunan — menghapus bagian dari Domain. Setiap langkah — mendorong batas Infinite Dimensions.

"Apa masih belum cukup?" Suaranya dalam. Tekanannya terus meningkat.

Di kejauhan — Dooms mundur satu langkah. Matanya menyipit. Tatapannya tetap tajam — namun kini jelas — ia mulai terdesak.

Api kosmik yang menyelimuti Storm — menyentuh dimensi di sekitarnya. Dan setiap sentuhan itu — membuat ruang meleleh. Tidak stabil. Sulit dikendalikan.

Dooms mencoba mengangkat tangannya. Memanggil kembali struktur dimensi. Namun — responnya melambat.

"…Energi ini…" Ia menyadari sesuatu. Kekuatan Storm sekarang — bukan hanya besar. Namun — mengganggu kendali Domain-nya. Serangan dimensi yang biasa ia gunakan — kini tidak lagi sempurna. Beberapa bahkan — hancur sebelum mencapai Storm.

Storm muncul tepat di depannya.

WHOOOSH!!

Tanpa ragu — ia mengayunkan pedangnya.

SLAAAAASH!!!

Dooms langsung menahan — namun benturan itu — mengguncang seluruh Domain.

BOOOOOOM!!!

Gelombang energi menyebar. Beberapa lapisan dimensi langsung hancur. Dooms terdorong ke belakang. Tidak jauh — namun cukup untuk menunjukkan satu hal: ia tidak lagi sepenuhnya menguasai situasi.

Storm tidak berhenti. Ia melangkah maju lagi. Api kosmiknya semakin menyala.

"Kenapa?" Suaranya dingin. "Bukannya kau pengendali dimensi?"

Dooms tidak menjawab. Namun ia tahu — kondisinya berubah. Energi Storm — terlalu besar. Terlalu liar. Dan sekarang — mencapai puncaknya.

Ia mencoba menyerang balik. Namun — gerakannya tidak secepat sebelumnya. Tenaganya — mulai tertekan.

Storm menyadari itu. Matanya semakin tajam. "…Ini dia."

Ia mengangkat pedangnya. Energi berkumpul. Lebih besar. Lebih padat.

Sementara itu — Dooms berdiri tegak. Meski terdesak — ia tidak menunjukkan kepanikan.

Namun satu hal jelas — ia tidak bisa lagi menyerang dengan bebas. Karena setiap upaya — akan dihancurkan oleh tekanan energi Storm.

More Chapters