Rockfort Island terletak di suatu tempat di Pasifik Selatan, dekat dengan Amerika Latin dan Antartika.
Duduk di dalam pesawat, Eddie menutup matanya untuk menenangkan diri sekaligus mengistirahatkan dirinya. Setelah mengobrol dengan ibu Steve selama beberapa jam, sudah pasti dia merasa sedikit lelah.
"Dr. Eddie, misi kita kali ini tak lain bekerja sama dengan tentara bayaran dari Asosiasi Farmasi untuk menyerang Rockfort serta menemukan bukti kejahatan Umbrella." Jettingham menjelaskan misi kali ini.
"Aku di sini hanya untuk ikut-ikutan saja, kalian akan bertanggung jawab atas pertempuran. Katakanlah aku bertugas untuk mengumpulkan sesuatu, tugas yang diberikan oleh Federasi." Eddie menjawab sambil tetap menutup matanya.
"Eddie, apakah kamu tahu sesuatu tentang keluarga Ashford?"
"Kemungkinan besar kita akan pergi ke Antartika dan berperang, Angkatan Laut akan mengirim armada kecil untuk membantu kita."
"Entahlah, aku hanya tahu kalau Alfred tidak seberbakat Alexia, tapi dia jauh lebih pintar dari kebanyakan orang."
"Pokoknya jangan remehkan mereka, Rockfort Island telah dijalankan olehnya untuk waktu yang sangat lama. Jadi berhati-hati agar tidak ketahuan." Melihat ke arah pulau kecil di kejauhan, Eddie akhirnya menyadari seberapa besar pulau itu. Sangat besar!
Rockfort adalah pulau besar dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Ada menara dilengkapi dengan senjata canggih di atasnya. Di kejauhan ada juga armada angkatan laut dari Federasi yang siap menunggu perintah menyerang.
"Pemandangan yang cukup luar biasa. Dengan armada seperti itu, aku yakin akan mudah menghancurkan pulau." Kata Eddie dengan santai.
"Doctor, misi kita kali ini untuk mencari bukti, bukan menghancurkan." Jelas Sienna.
Di dalam pulau, Wesker dikurung bersama Chris dan Joseph. Setelah pertempuran di gedung Umbrella Prancis, akhirnya mereka berhasil tertangkap.
Dengan kekuatan dan ketahanan manusia super, Wesker baik-baik saja. Chris juga tidak terluka, hanya saja Joseph sedikit sial. Dia ditembak dua kali, dan pelurunya bahkan belum dikeluarkan.
Meskipun pendarahannya berhenti, jika dibiarkan begitu saja, maka dia bisa mati.
Begitu mereka tiba di penjara, mereka memperhatikan bahwa tidak ada banyak orang di area itu. Melihat ke sekeliling, Wesker menemukan noda darah kering.
"Jangan pura-pura mati, bangun, kita di sini."
"Apakah ini pulau yang kamu bicarakan?" Chris menggelengkan kepalanya yang terasa pusing.
"Rockfort Island! Akhirnya aku di sini, aku harus bertindak cepat." Begitu Wesker berbicara, tiba-tiba pulau itu bergetar hebat beberapa kali. Bahkan lampu langsung mati karena guncangan!
Dua menit kemudian, lampu menyala sekali lagi, dan ada pria hitam masuk. Dia terluka, tapi tetap bersikeras untuk membuka kunci penjara. Satu-satunya yang belum terbuka adalah penjara Chris.
"Saya Rodrigo, sipir di sini. Anda sekarang bebas, nikmatilah waktu terakhir dalam hidup kalian." Pria itu duduk di kursi dengan lemas. Nampak benar-benar siap untuk menghadapi kematian.
"Chris, sampai jumpa lain kali." Wesker mendorong pintu lalu pergi. Sudah waktunya baginya untuk menjalankan misi, mencari informasi tentang biohazard di pulau ini.
"Chris, pergilah dulu dan temukan apa yang kita inginkan. Aku tidak bisa bergerak, jadi tinggalkan aku di sini."
"Jangan khawatir, aku akan mencari obat untuk menyelamatkanmu. Tunggulah di sini, Joseph." Chris keluar.
Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di pulau ini, tapi dia perlu mencari tahu.
"Apakah kalian menyerang pulau? Tindakan ini sangat terang-terangan, kan?" Eddie melihat dari jendela pesawat. Seluruh pulau mulai menyala.
Jettingham langsung menepis. "Tidak, kami tidak menerima perintah serangan sama sekali. Jika pihak Federasi menerima perintah seperti itu, maka mereka akan memberi tahu kita."
"Masalahnya kamu berasal dari F.B.C dan tidak dalam sistem yang sama dengan Angkatan Laut." Eddie menggelengkan kepalanya.
"Haruskah kita terjun ke bawah?" Eddie menendang pintu pesawat terbuka, setelah itu dia mendorong Sienna, Caroline, Jessica dan Lisa turun.
"Hei, apa yang kamu lakukan?!" Jettingham merasa heran mengapa Eddie malakukan itu, tapi kemudian dia mendengar suara Hank. "Lari, lompat dari pesawat!"
Jettingham segera melompat turun, di udara, dia melihat banyak sekali rudal melaju ke arah pesawatnya! Melihat ini langsung membuatnya meriding.
Rudal Stinger sebenarnya adalah versi yang disempurnakan dari RPG, rudal ini memiliki chip yang dapat melacak target dalam jarak tertentu.
Misi kali ini dilakukan di malam hari, lautan di bawah juga tidak terlihat jelas. Tapi Eddie berbeda, dia dapat melihat berkat Serum yang dia gunakan.
"Ada kumpulan hiu di bawah!" Eddie memberi tahu yang lain.
Mengepalkan tinjunya, otot-otot lengan Eddie langsung mengeras. Ketika hampir mencapai permukaan laut. Eddie meninju kepala hiu yang telah bersiap untuk menerkamnya.
*Boom!*
Serangan itu langsung menghancurkan kepala hiu mutan menjadi bubur. Bangkai hiu tanpa kepala itu langsung tenggelam ditemani dengan cipratan yang luar biasa memukai.
Hiu-hiu itu bukanlah hiu biasa, melainkan hiu mutan yang dibesarkan oleh Umbrella. Hiu yang telah terinfeksi oleh T-Virus dapat tumbuh mencapai ukuran nenek moyang mereka, Hiu sebesar Megalodon berkat bantuan Steroid!
Ketika Eddie dan lainnya mendarat di permukaan laut, hiu-hiu lainnya mulai mengamuk.
"Berikan sisanya padaku." Lisa menyelam ke dalam laut lalu merentangkan tangannya. Tentakel yang dia kendalikan langsung menerjang hiu-hiu itu, menusuk mereka secara langsung.
Ketika Lisa sibuk, Eddie menarik Sienna dan Caroline ke pesisir pantai. "Jangan bodoh, berenang dengan cepat, kita bukan lawan di dalam air."
Menggunakan gelombang ultrasound, Jessica membubarkan semua hiu yang mencoba mengitari mereka.
Adapun anggota tim SWAT lain yang jatuh ke air tidak begitu beruntung, beberapa dari mereka langsung ditelan oleh hiu steroid.
Hank dan lainnya tidak melihat ke belakang, mereka berenang terus ke depan. Tidaklah bijaksana untuk bertempur di dalam air, kecuali anda manusia super seperti Eddie, hanya satu hasilnya, yaitu kematian.
*Boom!*
Dari waktu-waktu, terdengar suara ledakan dari dalam air. Nampaknya Lisa membantai musuh-musuh dengan cukup mudah walaupun berada di zona yang tidak menguntungkan.
Access 285 extra chapters here: patréon.com/mizuki77
