Cherreads

Chapter 377 - Bab 376

"Saya tahu anda melakukan tugas kalian. Jangan khawatir, saya dapat memberikan penjelasan. Kurasa kita bisa bicara dulu?" Eddie berkata.

"Apa yang kamu inginkan?" Tegur pria berotot itu.

"Lima puluh ribu dollar, kamu bisa membaginya dengan pasanganmu. Kembali lah dan beritahu atasanmu bahwa wanita itu telah kalian pukuli sampai mati." Eddie memberikan penawaran.

Pemimpin kelompok merenung. "Transfer ke akunku."

Segera, lima puluh ribu dollar langsung masuk ke akun pemimpin itu. Setelah mengkonfirmasi, pria berotot itu mendorong Anna ke Eddie.

"Baiklah, sekarang dia milikmu. Suaminya mencuri rahasia perusahaan, yang mana tidak dapat ditoleransi." Kata orang itu dengan nada mencibir.

"Hukum pengianatnya, bukan orang lain."

"Ayo pergi." Pemimpin itu memberikan intruksi pada bawahannya lalu pergi.

Jika target tidak tertangkap, mereka dapat memberi tahu atasan bahwa mereka telah mati. Ada beberapa orang yang ingin membeli hidup target-target itu, yang mana bukan kerugian.

Eddie mengayunkan tangannya dengan kasual, seketika Anna pingsan karena Hand Chop.

Setelah menyelesaikan makanannya, Eddie meninggalkan restoran.

Di luar restoran, Eddie melihat sebuah helikopter berlogo Umbrella membawa pergi ayah dan anak penghianat perusahaan.

Di suatu tempat. "Pak, wanita itu berteriak dan ingin melawan. Kita telah membunuhnya." Lapor botak berotot.

"Apakah kamu sudah membersihkan situasi?" Pemimpin orang-orang itu mengangguk.

"Semuanya sudah dibersihkan, yakinlah." Ketika pemimpin itu memberikan laporan, bawahannya diam dan tidak berbicara.

Di sisi lain, pria muda yang ikut dipenjara oleh orang-orang Umbrella merasakan kesedihan mendalam ketika mendengar ibunya telah meninggal. Steve Burnside tak menyangka bahwa mereka akan membunuh ibunya!

Steve memandang semua orang yang ada di sini dengan tatapan kesal, terutama pada ayahnya sendiri. Keegoisan dan keserakahannya menyebabkan kehancuran keluarganya!

Kembali ke Eddie.

Eddie mengeluarkan smartphonenya lalu menelpon seseorang.

"Ada apa?" Christine yang sedang sibuk dengan proyeknya menjawab.

"Apakah ada karyawan di perusahaanmu yang melarikan diri? Orang yang mungkin menjual rahasai perusahaan." Eddie langsung to the point.

"Ya, dia telah ditangkap. Apakah kamu ingin membantunya keluar?" Eddie melambaikan tangan kepada bawahannya.

"Tidak, hanya ingin tahu saja. Ingat kesepakatan kita." Eddie langsung menutup telepon.

Dengan ini akhirnya Eddie tahu kedua ayah dan anak itu.

"Hmph!" Christine mengerutkan kening ketika telepon tiba-tiba di putus.

Dengan sepatu hak tingginya, Christine datang ke dalam laboratorium.

"Gunakan Tracker untuk mengejar tiga orang itu. Suah saatnya untuk menguji Tyrant."

Wesker, Chris dan Joseph yang mengintai cabang Umbrella dikejar-kejar oleh penjaga Umbrella.

Menembak salah satu penjaga, Chris langsung bersembunyi di balik tembok. "Wekser, apakah ini rencanamu?"

Chris terlihat sangat kesal. Begitu mereka masuk, Wesker langsung menembak!

"Kita tidak menemukan apa yang kita inginkan di sini. Selain itu tempat ini dijaga sangat ketat. Jika kita tidak menunjukkan perlawanan kuat, kita tidak akan ditangkap oleh mereka."

"Jika kita ditangkap, kita akan dikirim ke sebuah pulau, di sana ada salah satu pendiri Umbrella. Pasti ada bukti yang kita cari." Wesker mengutarakan rencananya. Apakah itu benar atau tidak, Chris dan Joseph masih tiak tahu.

"Sial, mereka terlalu kuat." Joseph hampir buang air kecil karena pengejaran ini. Orang-orang itu memiliki senjata yang sangat mematikan!

Ketika Wesker sibuk menjalin hubungan dengan Chris, Eddie di sisi lain sedang menunggu seseorang untuk mengirim Anna ke Excella.

Anna yang masih bungung dengan apa yang terjadi bertanya. "Apakah kita akan bertemu lagi?"

"Tentu saja. Kamu harus bekerja keras, saat kamu pergi ke perusahaan, kamu dapat bertemu denganku." Kata Eddie dengan senyum puas.

"Jika memungkinkan, tolong selamatkan anakku, dia tidak bersalah. Saya akan memenuhi semua yang anda inginkan, tolong..." Anna hanya bisa menangis tak berdaya.

"Saya akan mencoba, adapun apakah saya bisa atau tidak, mari kita lihat nanti."

"Perlu anda tahu, kecil kemungkinan seseorang selamat dari cengkraman Umbrella. Tapi saya akan mencoba semampu saya." Kata Eddie.

Tak disangka bahwa dirinya mendapat hadiah lain yang tidak terduga. Siapa sangka dia akan bertemu dengan keluarga Steve Burnside di restoran? Sungguh kebetulan yang baik, bukan?

Di sisi lain, Excella yang menerima kabar bahwa akan ada wanita baru yang masuk di kantornya merasa kesal. Apa-apaan ini? Apakah dirinya dijadikan tempat pembuangan sampah? Mengapa melemparkan semua orang ke dia?

Memikirkan hal ini baik-baik, kekesalan Excella langsung mereda. Dia tidak perlu marah dan tidak berhak untuk marah. Seperti yang dikatakan Jill, hanya wanita tak kompeten yang cemburu dan marah-marah.

Tiga jam kemudian, Eddie pergi ke ibukota Prancis. Di sana ada sebuah kendaraan off-road yang sudah menunggunya. Di dalamnya duduk seorang wanita berkuncir-kuda dan berseragam pasukan khusus. Wanita itu tak lain adalah Caroline!

"Kamu terlambat setengah jam." Kata Caroline dengan nada bosan.

Melihat ekspresi Caroline, Eddie tahu bahwa pasti ada seseorang lain di dalam mobil.

Benar saja, ada Sienna yang sedang tertidur di kursi belakang. Wanita pirang cantik itu bangun lalu menyapa. "Hai, pria tampan, lama tidak bertemu. Ayo, masuklah, tidak ada waktu untuk menjelaskan hal ini."

Kendaraan off-road itu langsung melaju ke arah bandara yang ada di pinggiran kota. "Kemana kita pergi?" Tanya Eddie.

"Rockfort Island, kita sudah mendapat beritanya. Pulau itu ada di Samuda Pasifik selatan, disanalah cabang Umbrella berada." Caroline tidak menyembunyikan informasi ini.

Tingkah Caroline yang tidak normal membuat Sienna semakin curiga. Dari tingkah laku dan kedekatan wanita itu, apakah Caroline benar-benar berhubungan dengan pria ini?

"Oh, kamu menemukannya dengan cukup cepat. Lumayan, apakah kamu berencana untuk menyerang kali ini?" Tanya Eddie.

"Tidak, selain itu ada kekuatan lain yang menginginkan hal yang sama seperti kita. Asosiasi Farmasi Global memiliki tujuan untuk meraih T-Veronica yang misterius." Sienna menjelaskan.

"Berita yang besar. Apakah kamu tidak berencana untuk bekerja sama dengan mereka?"

"Entahlah, kita masih belum menerima pesanan. Bagaimana denganmu? Apakah mereka tidak memberitahumu hal ini?" Tanya Sienna.

Access 285 extra chapters here: patréon.com/mizuki77

More Chapters