Napstylea melesat perlahan menuju Storm. "Storm!" Ia berusaha mendekatinya. Tetapi semakin dekat ia berada... Semakin besar tekanan panas yang keluar dari tubuh Xyrares Vonalys. Napstylea terpaksa berhenti. "Storm, tenanglah!"
Storm tidak menjawab. Api kosmik di sekeliling tubuhnya terus membesar. Energinya berubah. Merah yang sebelumnya memenuhi tubuh Xyrares Vonalys perlahan memudar. Digantikan oleh cahaya putih kebiruan.
*FWOOSH! *
Api baru menyelimuti tubuh Storm. Suhunya meningkat secara drastis. Ruang di sekitarnya bergetar. Beberapa asteroid yang berada terlalu dekat mulai hancur akibat panas tersebut.
Napstylea membeku. "Ini..." Ia tidak pernah merasakan energi seperti itu. Panasnya bahkan terasa melampaui cahaya bintang biru.
Storm perlahan mengangkat kepalanya. Api putih kebiruan menyelimuti seluruh tubuhnya. Tekanan kekuatannya terus meningkat. Xyrares Vonalys – God Slayer Form.
Napstylea akhirnya mengerti. "Storm..." Namun Storm tidak berhenti. Tatapannya tetap terkunci pada Dargon. Aura yang keluar dari tubuhnya membuat seluruh Gamma Draconis terasa seperti berada di bawah tekanan luar biasa.
Dargon menatap Storm. Ia merasakan sesuatu yang berbeda. Kekuatan ini jauh melampaui wujud Storm sebelumnya. Dargon mengepalkan Eternal Golden Dragon Sword. "Jadi ini kekuatanmu yang sebenarnya..."
Untuk sesaat... Dargon tidak bergerak. Kemudian ia menarik napas panjang. Tubuh humanoidnya kembali diselimuti cahaya emas.
*BOOOOOOM! *
Tubuhnya mulai membesar. Sisik naga muncul kembali. Sayap raksasa terbentang. Tubuhnya berubah menjadi naga kosmik yang sangat besar.
*ROOOOOAR! *
Dargon kembali ke wujud naga raksasanya. Ia menggenggam Eternal Golden Dragon Sword dengan cakar besarnya. Tatapannya tertuju pada Storm. "Kalau kekuatan sebesar itu adalah yang kau inginkan... maka aku akan menghadapinya sebagai Raja Naga Draco."
Storm melayang di hadapannya. Api putih kebiruan mengalir di seluruh tubuhnya. Dargon membentangkan sayapnya. Storm menggenggam kedua Two Spears of Fire. Keduanya saling berhadapan.
Napstylea hanya mampu menyaksikan dari kejauhan. Ia sadar... Tidak ada lagi yang bisa menghentikan pertarungan ini.
Bersambung.
