Di dalam ruangan yang terjaga dengan ketat, terdapat sebuah instrumen besar yang menampung makhluk hidup di dalamnya.
Si cantik pirang berambut panjang ada dalam inkubator tersebut, beberapa bagian tubuhnya terpasang benda seperti selang yang digunakan untuk mengirim pasokan nutrisi yang telah dilarutkan.
Wajah wanita itu benar-benar sangat cantik, pada pandangan pertama saja anda pasti akan dibuat takjub. Sosoknya lebih flamboyan dari Alex, dan tidak kalah indah dari Ada Wong.
Saat larutan nutrisi itu habis, wanita yang tertidur itu perlahan membuka matanya. Dalam sekejap, kekuatan hebat tiba-tiba terpancar darinya, bahkan inkubator yang menampungnya retak akan tekanan tersebut.
Jika inkubator itu tidak dirancang untuk menangkis peluru dan roket, pasti hal itu akan hancur karena kekuatannya!
Suhu dingin yang ada di ruangan tidak membuat wanita itu menggigil sedikitpun, dia hanya terlihat tenang seakan-akan suhu Antartika bukanlah apa-apa baginya.
Mata indah seperti safir berwarna biru miliknya berkedip beberapa kali. Rasa ketidaknyamanan terlihat dari wajahnya.
Setelah tidur selama bertahun-tahun, Alexia yang jenius akhirnya terbangun!
Ratu yang terbangun itu masih sedikit linglung. Meskipun telah berhasil menggabungkan virus Veronica dengan dirinya, tapi virus itu tidak sepenuhnya menyatu dengan sempurna dikarenakan dia terbangun beberapa hari sebelum jangka waktu yang telah ditetapkan.
Hal pertama yang dilakukan Alexia yaitu memulihkan ingatannya. Setelah itu dia memeriksa komputer, ketika melihat waktu yang telah di program, dia merasa kesal karena ada seseorang yang membangunkannya secara paksa!
"Sial, siapa sebenarnya yang telah melakukan hal ini? Aku akan membunuhnya!" Pukulan marah Alexia menghancurkan perangkat yang ada di dalam ruangan. Perangkat keras yang jelas tidak mudah dihancurkan itu hancur dalam satu pukulan, hal ini membuktikan seberapa kuat Alexia setelah menyerap virus Veronica!
Di bawah kendali Alexia, tanaman merambat membawakan gaun malam lalu menyerahkan gaun itu kepadanya.
Setelah berpakaian, Alexia mengenakan sarung tangan wanitanya. Mengulurkan tangannya ke depan, wanita itu membuat gerakan mendorong ke depan dengan tangan kanannya.
Enam tanaman merambat besar mendorong gerbang baja setebal 1,5 meter tersebut. Dengan sepatu hak tinggi sepuluh sentimeternya, Alexia berjalan keluar untuk mengungkapkan kekuatan hebat di dunia!
"Alexia! Akhirnya kamu bangun, senang sekali dapat melihatmu, saya sangat merindukan anda!" Alfred yang terkejut segera menjadi senang karena melihat saudarinya.
Alexia melambaikan tangan, kemudian tentakel kuat mengekang tubuh Alfred.
"Apakah kamu yang telah membangunkanku secara paksa?" Tanya Alexia dengan nada dingin.
"Tidakkah kamu tahu bahwa waktu yang telah ditentukan adalah lima belas tahun-pas untuk membangunkanku? Tidak kurang dan tidak lebih?"
Tanaman merambat itu melilit leher Alfred. Alfred yang dicekik hampir tidak bisa bernapas. Jika saudara perempuannya ingin membunuhnya, dia tahu bahwa wanita itu akan benar-benar melakukannya!
"Ada musuh yang menyerang, jika mereka tahu bahwa anda ada di sini, maka mereka akan menggagalkan rencana anda. Saya tidak akan membiarkan hal seperti itu terjadi."
Setelah mengatakan itu, cengkaraman tanaman itu langsung dilepaskan. Alfred yang terjatuh ke tanah mulai terengah-engah sambil memegangi lehernya.
Mendekat ke arah Alfred, Alexia bertanya dengan ekspresi acuh tak acuh. "Siapa sebenarnya yang mencoba menyerang kita?"
Melihat saudaranya yang berdandan sepertinya, Alexia dibuat bingung. Sebenarnya apa yang telah terjadi dengan pria ini? Mengapa dia berdandan seperti wanita?
Omong-omong, jika Alfred bukan kerabatnya sendiri, dia pasti sudah membunuhnya karena telah membangunkannya dengan paksa.
"Mereka ada di luar. Umbrella telah jatuh, dan banyak hal telah terjadi."
"Karena kejatuhan Umbrella itu, kita juga ditargetkan oleh mereka. Disk ini memiliki semua informasi yang anda ingin ketahui." Katanya sambil mengeluarkan disk.
Melihat mata acuh tak acuh saudarinya, Alfred dibuat sedikit takut. Dia tahu bahwa Saudarinya sangat marah kali ini.
***
Chris dan kelompoknya yang menjelajahi institut juga datang ke laboratorium bawah tanah, tempat Alexia melakukan fusi.
Ketika mereka sampai, mereka melihat Alfred duduk di tanah serta wanita cantik yang terlihat anggun. Melihat kedua orang itu, hal ini membuat Chris dan lainnya bertanya-tanya.
"Alfred, kamu tidak akan bisa lari! Berikan bukti kejahatan Umbrella, dan saya akan melepaskan anda!" Chris berteriak.
"Hmm? Sepertinya memang benar bahwa ada banyak sekali hal yang telah terjadi ketika aku tertidur."
"Kalian berani datang ke sini seakan-akan rumah kalian sendiri. Apakah kalian ingin mati?" Alexia yang sama bangganya dengan seorang ratu menatap tamu-tamu tak diundang tersebut.
Melihat senjata api yang diarahkan kepadanya, Alexia tidak berkedip sama sekali. Apa itu senjata api? Baginya, hal itu hanyalah mainan belaka.
"Siapa anda? Kami hanya menginginkan Alfred. Apakah anda sama sepertinya, pria yang berdandan seperti wanita?" Leon mengejek sambil menodongkan pistolnya.
*Boom!*
Melambaikan tangannya, tentakel keras menampar wajah Leon sampai membuatnya terbang ke dinding. Dalam sekali serangan, Leon langsung pingsan.
"Leon!" Kevin berteriak khawatir, menatap orang asing itu, dia mulai menembak.
Berjalan dengan anggun, kedua tangan Alexia melambai dengan cepat. Setiap peluru yang di tembakkan oleh Kevin ditangkap dengan tangan kosong!
Membuka genggamannya, peluru itu langsung berjatuhan ke lantai.
Melihat adegan mengerikan ini, suasana hati semua orang langsung tenggelam. Wanita cantik itu benar-benar mampu menangkap peluru... dengan tangan kosong?!!!
Dengan kekuatannya sekarang, bahkan Alex tidak akan mampu bersaing dengannya.
Penelitian Alexia tentang virus Veronica tidak dapat diremehkan. Setelah empat belas tahun lebih melakukan fusi yang hampir sempurna, tak heran kekuatan fisiknya telah mingkat dengan tajam.
Setelah menggabungkan T-Veronica dengan dirinya, wanita itu berhasil mempertahankan wujud manusianya. Hal ini membuktikan seberapa jenius mahakarya Alexia!
"What the fuck?!" Chris yang terkejut langsung menembak tanpa belas kasihan.
"Monster!" Steve yang terkejut juga ikut menembak dengan dua senjata emas miliknya.
Dengan instruksi sang ratu, tanaman merambat besar muncul, menghalangi peluru-peluru yang di tembakkan ke arahnya.
Access 286 extra chapters here: patréon.com/mizuki77
Use code: SUMMER for 50% Discount. Valid till July 26, 2026.
