Cherreads

Chapter 390 - Bab 389

Tidak hanya Morgan yang menonton pertempuran ini dari markas, Carla yang bekerja di bawah Simmons pun juga melihat pertempuran ini dengan seksama.

Dia akan mengambil semua informasi biohazard yang tersedia untuknya, informasi ini akan sangat membantunya dalam penelitian. Mimpi konyolnya yaitu membuat virus jenis baru yang lebih kuat lalu memamerkannya di depan pria sombong itu, dia ingin melihat kepercayaan diri Eddie patah!

Pria yang paranoid cukup mengerikan, tapi bagaimana jadinya jika Wanita yang paranoid? Hal itu bahkan lebih mengerikan, anda tidak akan tahu hal-hal besar seperti apa yang akan mereka lakukan.

Melihat Tracker raksasa itu, mata Carla berbinar. "Aku tak menyangka cabang Prancis dapat membuat hal semacam itu... saya sangat ingin tahu bahan seperti apa yang mereka gunakan dalam membuat monster seperti itu?"

Setelah menginstruksikan pekerja The Family untuk mengumpulkan informasi yang dia inginkan, Carla melanjutkan menonton video tersebut dengan seksama.

Tapi saat dirinya sedang asik, tiba-tiba layar berubah menjadi hitam. Mata-mata yang telah merekam kejadian di Rockfort Island tanpa sengaja tersengat Albionoid!

Carla yang kehilangan kesempatannya untuk memperhatikan monster-monster Rockfort langsung mendengus. Karena tidak ada lagi yang dapat ditonton, dia memutuskan untuk kembali ke laboratorium.

Sejauh penelitiannya sekarang, dia hanya meneliti G-Virus, adapun T-Virus, dia masih tidak terlalu tertarik.

Di sisi lain Simmons menyarankannya untuk mengembangkan Virus yang dapat merubah penampilan seseorang. Carla tidak langsung setuju, tapi akan tetap mempertimbangkannya.

Semua hal-hal itu tidak akan menjadi masalah di matanya, hanya mengalahkan pria sombong itulah hal yang paling penting.

***

Di sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik dekat dengan Afrika, Annette juga asik menyaksikan pertempuran yang terjadi di Rockfort Island.

"Parasit baru yang ditanam dalam Tyrant Nemesis itu sangat berharga, hal itu bahkan dapat meningkatkan kecerdasan. Tapi masalah tentakel itu nampaknya tidak mudah dipecahkan."

Yamata yang ikut menemani Annette juga mengangguk. Kekuatan parasit itu memang menggoda, tapi dia tidak ingin menjadi monster.

Sejauh ini hanya Lisa yang berhasil menekan efek samping parasit itu. Annette, Yamata dan lainnya tidak akan berani membuat Lisa sebagai subjek percobaan. Proyek seperti itu hanya dapat diputuskan oleh Eddie sendiri, itupun mereka ragu dia akan melakukannya.

Sebelum Alfred pergi dari Rockfort Island, dia telah memberikan Tryant Nemesis perintah untuk membunuh semua makhluk humanoid yang ada di pulau.

Hal inilah yang membuat Tyrant itu menjadi gila dalam pembantaiannya. Tidak perduli apakah mereka zombie atau tidak, asal mereka memiliki bentuk humanoid, mereka akan mati!

***

Setelah terbang selama lima jam penuh, Eddie bersenang-senang dengan Jessica dan Ada sampai akhirnya dia mendapatkan kembali semangatnya.

Mengeluarkan biskuit terkompresi serta air mineral, Eddie memulihkan kembali energi yang tubuhnya butuhkan. Selain memulihkan energi, hal ini dilakukan demi mencegah efek samping yang masih dia miliki saat ini.

Jika tubuhnya terlalu lemah, maka efek samping itu akan mengambil alih. Tapi untuk Jessica dan Lisa, mereka tidak perlu khawatir akan kelemahan seperti itu.

Mereka telah berhasil mengintegerasikan virus dengan sempurna, dan mereka telah berevolusi ke tingkat yang bahkan lebih tinggi dari Eddie.

Di ujung ruangan, Sienna menelan ludah sambil mencoba menahan rasa laparnya. Setelah pertempuran hebat di Rockfort Island, tentunya dia akan kelelahan dan lapar, bagaimanapun juga dia hanyalah wanita biasa.

Eddie mendekat lalu menyerahkan makanan dan minuman untuk wanita itu. "Aku sudah kenyang, ini, ambil dan makanlah."

"Jika masih kurang, coba periksa kabin, siapa tahu ada makanan di sana." Kata Eddie.

Satu setengah jam yang lalu, pesawat tempur yang diterbangkan oleh Chris tiba di Institut Penelitian Antartika. Pendaratan itu tentu saja tidak terlalu mulus, mereka mendarat di dekat sebuah pabrik besar yang sangat aneh.

kelompok Chris turun dari pesawat untuk menjelajahi tempat. Jika mereka terus diam di pesawat, mereka akan dibekukan oleh suhu Antartika yang sangat dingin.

Pesawat yang dikemudikan oleh Kevin juga menyusul di belakang. Meskipun pendaratannya sama-sama tidak terlalu mulus, tapi untungnya mereka selamat.

Keluar dari pesawat, Kevin menggerutu. "Sekarang aku mengerti mengapa Eddie mencoba memperingatiku."

Leon tidak bisa berkata-kata, dia tidak pernah menyangka bahwa dia sangat tidak beruntung dalam penerbangan ini. "Saya sendiri tidak tahu, itu hanya kecelakaan..."

Keduanya mengikuti jejak Chris dan lainnya, jejak itu mengarah ke Cabang Penelitian Umbrella. Sangat penting untuk masuk ke dalam gedung tersebut, sambil menjelajah, mereka juga perlu menemukan pakaian baru demi menghangatkan tubuh mereka.

Alfred yang telah sampai di Antartika terlebih dahulu segera melepaskan beberapa subjek eksperimen yang sebelumnya dipenjara. Mulai dari ngengat mutan, laba-laba mutan, serta semut raksasa yang menakutkan!

Menyalakan pengeras suara yang ada di Institut, suara keras terengar. "Kamu semut kecil, berani memasuki tempat ini dengan lancang! Hari ini adalah hari kematian kalian!" Alfred berteriak.

Di tempat inilah Alfred mengingat ketika dirinya menghasut saudara perempuannya untuk menyuntik ayah mereka, Alexander Ashford, dengan jarum berisi Virus Veronica!

"Saya yakin anda tidak akan dapat melakukannya!" Chris membalas.

"Lihat saja, hmph!" Alfred mencibir.

Chris dan Joseph yang menjelajahi tempat ini menemukan sejumlah besar senjata api. Dengan senjata api itu, mereka berhasil menghancurkan monster-monster yang merangkak mendekati mereka.

Kevin dan Leon segera bergabung dengan Chris dan Joseph, keduanya telah menghadapi monster-monster semenjak mereka di Raccoon City, jadi menghadapi monster di sini tidak terlalu menjadi masalah bagi mereka.

Hanya ada satu pendatang baru yang sedikit kesusahan dalam menghadapi monster semacam ini, yaitu Steve. Menghadapi monster menjijikkan di mana-mana, secara otomatis dia merasa sedikit takut.

Alfred yang masih mengenakan pakaian wanitanya berseru marah ketika melihat monster-monster yang dia kirim untuk menghancurkan orang-orang itu dibantai.

"Kalian keterlaluan, jangan mencoba memaksaku!"

Setelah itu, Alfred berbalik lalu pergi menuju lift yang mengarah ke Laboratorium bawah tanah, di mana ada gerbang yang tidak dapat diakses oleh sembarang orang.

Di tempat itu lah Alexia berada...

Access 286 extra chapters here: patréon.com/mizuki77

Use code: SUMMER for 50% Discount. Valid till July 26, 2026.

More Chapters