Di tengah ruang angkasa yang dipenuhi cahaya ledakan... Storm masih melayang dengan napas berat. Armor Skycrimson miliknya telah mengalami banyak keretakan. Beberapa sistem di dalam armor bahkan mulai berkedip tidak stabil. Tetapi Storm belum menyerah.
Ia mengangkat tangannya. "Blades Crimson..." Seketika...
*FWOOSH! *
Ratusan bilah merah muncul di sekeliling tubuhnya. Pisau-pisau energi itu melayang membentuk lingkaran besar. Namun... Storm langsung menyadari ada sesuatu yang salah. Blades Crimson tidak bergerak sesuai perintahnya. Beberapa bilah bergerak terlalu cepat. Sebagian lainnya berputar tanpa arah.
Storm mencoba mengendalikannya. "Berhenti..." Namun tubuhnya semakin sulit bernapas.
*Khh... *
Ia menekan dadanya. Retakan pada Skycrimson membuat sistem pendukung tubuhnya tidak lagi bekerja dengan sempurna. Napasnya menjadi semakin berat. "Jangan sekarang..." Storm mencoba memusatkan pikirannya. Tetapi semakin ia memaksakan diri... Semakin tidak stabil Blades Crimson. Ratusan bilah itu justru bergerak secara acak di ruang angkasa.
Zyron yang melihat keadaan tersebut segera berhenti. Ia tidak langsung menyerang. Matanya mengamati ratusan bilah yang terus berputar di sekitar Storm. "Jadi... Kau sudah tidak mampu mengendalikannya?"
Storm menatap Zyron dengan tajam. Namun ia tidak menjawab. Zyron kemudian mundur beberapa jauh. Ia memilih menjaga jarak. "Aku tidak akan menyerangmu sekarang."
Storm sedikit terkejut. Zyron menyeringai. "Untuk apa aku mengambil risiko? Kalau bilah-bilah itu bergerak tanpa kendali... Menunggu sampai menghilang jauh lebih aman."
Storm mengepalkan tangannya. Ia tidak menyukai keputusan Zyron. Namun dalam kondisi seperti ini... Ia tidak punya banyak pilihan.
Ratusan Blades Crimson masih beterbangan liar di antara mereka. Beberapa melesat jauh ke ruang hampa sebelum kembali berputar. Storm berusaha menarik napas panjang. Namun napasnya tetap terasa berat. "Aku harus memulihkan kendali... Kalau tidak... Aku bahkan bisa terkena seranganku sendiri."
Sementara itu... Zyron tetap berada di kejauhan. Ia hanya menunggu. Menunggu sampai seluruh Blades Crimson kehilangan energinya.
Dan untuk sementara... Pertarungan sengit antara Storm dan Zyron terhenti. Bukan karena salah satu dari mereka menyerah. Melainkan karena Storm harus menghadapi masalah yang jauh lebih berbahaya... Kekuatannya sendiri yang mulai sulit ia kendalikan.
