Cherreads

Chapter 497 - Kehendak yang Bertabrakan

Di dalam Infinite Dimensions —

Keheningan yang tadi tercipta — hancur.

"—GHAAAAGH!!"

Storm berteriak. Tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat. Tangannya mencengkeram kepalanya. Api kosmik di sekitarnya — meledak tak terkendali.

Dooms langsung menyadari. "…Reaksi itu —"

Namun belum sempat ia melanjutkan — perubahan terjadi.

CRRRRRT—!!

Tubuh Storm mulai berubah. Kulitnya tidak lagi stabil. Energi merah gelap bercampur emas menyelimuti seluruh tubuhnya. Api kosmik membesar. Menggila. Tidak lagi terkendali.

"AAAAARGH!!"

Storm terjatuh berlutut. Namun tubuhnya terus berubah. Bukan hanya kekuatannya — namun juga wujudnya.

Di belakangnya — bayangan besar itu muncul lagi. Namun kali ini — lebih jelas. Lebih nyata. Lebih… mengerikan.

*Xyrares Vonalys. *

Wujud monster kosmik — yang selama ini hanya sebagian — kini mulai mengambil alih sepenuhnya.

Dooms menatap dengan serius. "…Jadi kau memilih muncul sekarang."

---

Di dalam kesadaran Storm —

Sebuah suara bergema.

"Jangan goyah."

Storm berusaha bertahan. "…Diam… aku masih —"

Namun suaranya terputus. Tubuhnya kembali bergetar. Perubahan semakin cepat.

"Tidak peduli siapa dia." Suara Velora dingin. Tanpa emosi. "Ayahmu… atau bukan."

Api kosmik melonjak lebih tinggi. Dimensi di sekitar mereka mulai runtuh.

"Dia harus dihapus."

Storm menggertakkan giginya. Berusaha menahan. "…Aku… belum —"

Namun Velora memotong. "Dia melanggar aturan semesta."

Bayangan makhluk dimensi yang dibunuh — muncul sekilas di sekitar. "Penjaga dimensi… bukan untuk diburu."

Tekanan meningkat drastis. Storm mulai kehilangan kendali atas tubuhnya. Tangannya berubah. Matanya menyala.

"Jika dia dibiarkan…" Suara Velora semakin kuat. Menguasai kesadaran itu. "…keseimbangan akan hancur."

Storm mencoba melawan. "…Itu bukan caraku…"

Namun — tubuhnya tidak lagi sepenuhnya miliknya.

"Maka biar aku yang akan mengambil alih."

---

Dalam sekejap —

BOOOOOOOOM!!!

Ledakan energi terjadi. Wujud Storm berubah lebih jauh. Api kosmik membentuk tubuh yang lebih besar. Lebih liar. Lebih tidak terkendali.

Mode penuh: Xyrares Vonalys — mulai aktif.

---

Di luar —

Dooms menatap dengan tajam. Tidak mundur. Namun kini — ia benar-benar bersiap.

"…Akhirnya keluar."

Makhluk di hadapannya — tidak lagi sepenuhnya Storm.

Namun — sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

---

Sementara itu — di dalam kesadaran yang semakin tenggelam —

Storm masih berusaha bertahan.

Namun suara Velora — semakin mendominasi.

"Serahkan saja."

"Biarkan aku menyelesaikannya."

---

Dan di dunia nyata —

Monster kosmik itu mengangkat kepalanya. Menatap Dooms.

Dengan satu tujuan — memusnahkannya.

More Chapters