Cherreads

Chapter 374 - Bab 373

"Aku tahu kamu kuat, tapi semua kekuatan itu tidak akan mampu bersaing dengan senjata. Apakah anda ingin mencoba pistol setrum terbaru?"

"Tiga puluh ribu volt, bahkan manusia super tidak akan selamat dengan senjata semacam ini." Kata Christine sambil mengeluarkan sebauh pistol aneh.

Mendengar ancaman Christine, Eddie hanya tersenyum, kemudian dia menjentikkan jarinya untuk memberi Lisa aba-aba.

Tak lama kemudian, rokok obat yang sebelumnya utuh sekarang menyala secara otomatis.

Apa yang baru saja terjadi tentunya terlihat seperti sihir, dampak penampilannya tentu saja mengejutkan.

Melihat kejadian itu, Christine berkedip beberapa kali, jelas sekali merasa bingung.

Sebagai orang biasa yang tidak dapat merasakan gelombang ultrasound, tentu saja dia tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.

"Sebuah trik? Trik-mu sangat bagus... tidakkah kamu mau menerima saranku?"

Menatap wanita cantik berusia tiga puluhan itu, Eddie berkata. "Sebelum itu, aku ingin bertanya padamu."

Mencibir, Christine menjawab. "Saya tidak tertarik tentang apakah Umbrella akan bangkrut atau tidak."

"Apakah anda tahu kepala cabang lain mati karena menghianati Umbrella? Dia berani menjual data kita ke Eropa Timur dengan harga murah."

"Para idiot yang tidak tahu seberapa kuat Umbrella berpikir bahwa mereka akan selamat ketika keluar dari perusahaan."

"Akibatnya? Seluruh keluarga mereka musnah akibat perbuatan bodoh mereka."

"Kamu sama sekali tidak mengerti kekuatan Umbrella, dan kepergianmu membuatmu dalam kelompok idiot itu."

"Percaya atau tidak, kamu dan keluargamu cepat atau lambat akan musnah." Christine tersenyum kejam.

"Ketika hampir seluruh dunia mengalami bencana semacam ini, saat itu anda akan tahu seberapa kecil Umbrella sebenarnya."

"Ingatlah, masyarakat yang mendikte, bukan sebaliknya. Juga, aku tidak perduli dengan ancamanmu, jika Umbrella benar-benar ingin membunuhku, maka cobalah, aku akan menunggu." Eddie berkata dengan acuh tak acuh.

Dia pikir Christine adalah wanita yang cerdas, tapi ternyata dia sedikit bodoh.

Mungkin Christine mirip dengan Alex dalam bakat, tapi Ratunya jauh lebih baik secara keseluruhan. Sungguh mengecewakan.

"Hmph, tidak perlu menunggu, aku akan segera memberimu 'serangan' Umbrella itu. Mari kita lihat apakah kamu bisa bertahan atau tidak." Christine menarik pelatuk pistol kejutnya.

Kilatan cahaya langsung menerangi seluruh ruangan. Eddie yang telah meramalkan hal ini segera menghindari tembakan itu.

Meskipun dia cepat, tapi tidak secepat kilat.

Saat menembak, Christine menggunakan bom asap. Dalam bom asap itu, sosoknya tiba-tibe berubah menjadi dua.

"Ketika anda selamat dari serangan Umbrella, kita dapat melakukan negosiassi kedua."

"Jika anda benar-benar mampu, saya akan mempertimbangkan kerja sama dengan anda."

Eddie segera mengangkat tangannya untuk menghentikan Jesica dan Lisa.

Serangan tadi hanyalah serangan teguran dari Christine.

"Mari bekerja sama dulu. Jika ada seseorang yang ingin menyelinap masuk ke dalam lembaga anda, anda dapat mengirimnya ke pulau Rockfort."

"Demi Alex, aku tidak akan mencoba menyerang untuk masalah sepele seperti ini." Melihat ke arah asap itu dengan mata tajamnya, Eddie kini tak lagi melihat sosok Christine.

"Aku akan memikirkannya, sampai jumpa."

Christine yang asli telah keluar dari pintu restoran sambil mengenakan topi besar yang membayangi wajahnya yang cantik.

Ketika asap menghilang dari dalam ruangan, yang tersisa hanyalah kacamata emas yang mana merupakan alat komunikasi yang ditinggalkan oleh Christine dengan sengaja.

Kacamata itu terlihat seperti kacamata mewah yang ada di pasaran, tapi di dalamnya terdapat teknologi super canggih yang tidak diketahui.

"Wanita sial itu, sekarang tagihan makanannya perlu aku bayar."

Setelah Eddie keluar dari restoran, dia langsung menelpon Zili, wanita yang menjadi perwakilan Shen Ya Pharmaceutical terakhir kali.

"Apa yang membuat orang sibuk seperti anda menelpon saya?" Telepon Eddie terhubung dengan Zili dengan cepat.

Secara pribadi, Zili tidak seacuh selama pertemuan sebelumnya. Di latar belakang, Eddie bahkan mendengar teriakan samar.

Mendengar suara aneh itu, Eddie membuat ekspresi aneh. "Apakah aku sedang mengganggu waktumu?"

"Haha, tentu saja tidak. Pertanyaan anda sedikit lucu."

"Saya sedang berurusan dengan penghianat perusahaan, atau katakanlah bahwa saya sedang memberinya kenangan yang tak terlupakan."

"Jika anda menginginkan sesuatu, saya akan mencoba membantu anda dengan apa yang saya bisa. Tentu saja, ada harganya." Zili berkata sambil memberikan instruksi diam kepada bawahannya.

Tak lama kemudian, pisau besar diserahkan kepadanya. Dengan cepat, Zili mengayunkan pisau itu.

Saura mengerikan dari seorang pria malang yang ada di balik telepon terdengar.

Eddie yang mendengar suara itu merasa sedikit tak nyaman.

"Seret orang ini ke ruang bawah tanah. Buat dia menjadi bahan ekspreime."

Setelah menginstruksikan bawahannya, Zili kembali tersenyum.

"Oke, dokter hebat, katakan apa yang anda inginkan."

Access 285 extra chapters here: patréon.com/mizuki77

More Chapters